CEROL-SS23000, Modal LPPOM MUI Masuki Era Kompetisi

2021-03-29 09:11:25

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) terus melakukan pembenahan agar siap berkompetisi dalam dunia sertifikasi halal, terutama dari aspek pelayanan. Ada tiga dimensi peningkatan kualitas layanan yang menjadi perhatian, yakni dari sisi sistem kerja, teknologi, serta SDM. Seperti diketahui, dari sistem kerja dan pemanfaatan teknologi, LPPOM MUI telah memberikan pelayanan sertifikasi halal secara online sejak tahun 2012 lalu.

 

(Baca juga: 8 Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi COVID-19)

 

Sistem aplikasi sertifikasi halal online CEROL-SS23000 kini terbukti menjadi solusi yang sangat efektif dan efisien saat menghadapi pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19). Selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan, LPPOM MUI menerapkan protokol MoSA (Modified on-Site Audit) dalam proses sertifikasi halal.

 

Protokol MOsA dilakukan dengan metode tertentu sehingga proses kaji ulang prosedur, kebijakan maupun pengumpulan bukti-bukti di lapangan dan pengecekan fasilitas produksi tetap dilakukan secara baik. Hal ini dilakukan dalam menjamin kelancaran proses sertifikasi halal sesuai dengan standar HAS23000 yang dipersyaratkan LPPOM MUI.

 

“Pelayanan yang dilakukan LPPOM MUI melalui CEROL-SS23000 benar-benar bisa memudahkan pelaku usaha dalam mengurus sertifikasi halal. Ini sebuah keuntungan, karena sekarang LPPOM MUI harus dapat bersaing di era digital,” ujar Ketua Dewan Pengawas LPPOM MUI, K.H. Sholahudin Al Aiyub, M.Si. saat berkunjung ke Gedung Global Halal Centre beberapa waktu lalu.

 

(Baca juga: Masa PSBB, LPPOM MUI Jalankan Protokol MOsA)

 

Sementara itu, lanjutnya, dari sisi SDM, LPPOM MUI telah melakukan restrukturisasi organisasi dengan harapan dengan harapan proses kerja dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat. Hal ini penting, karena LPPOM MUI adalah organ di Majelis Ualma Indonesia (MUI) yang menjalankan tugas teknis dari MUI.

 

“Apa yang dilakukan LPPOM MUI merupakan upaya menjalankan amanat MUI dalam menjalankan himayatul ummah, menjaga umat supaya bisa mengonsumsi makanan halal. Saya mengapresiasi insan LPPOM MUI atas segala upaya yang sudah dilakukan hingga saat ini. Namun, jangan pernah puas sampai di sini, karena era selalu berubah dan kita harus selalu bisa beradaptasi terhadapnya,” tutur Kiai Aiyub. (YN)

 

Artikel Terbaru Lainnya

INDEX ARTIKEL

Jakarta Sekretariat LPPOM MUI

Bogor Global Halal Centre

-->