Ormas Islam Dukung Peran MUI

Jakarta - Lembaga yang memeriksa kehalalan produk dan penetapan fatwa seyogyanya hanya ada di bawah MUI, karena pendirian lembaga yang memeriksa kehalalan di luar MUI akan menimbulkan  masalah keagamaan dan kontroversi antar lembaga keagamaan.

“Kondisi ini sangat rentan konflik antar kelompok paham keagamaan dalam intern umat Islam,” ujar Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, M.Si, pada diskusi dan tukar pendapat antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan 28 organisasi kemasyarakata (ormas) Islam, di Jakarta, 14 April 2012.

Ketua MUI, KH Amidhan, yang memimpin pertemuan menyatakan, pertemuan MUI dengan ormas Islam dimaksudkan untuk mendengarkan masukan dan tukar fikiran dengan para pimpinan ormas Islam terhadap RUU Jaminan Produk Halal (RUU JPH) yang kini sedang dibahas di DPR-RI.

Pandangan ormas Islam dipandang penting karena RUU JPH memiliki implikasi yang sangat besar bagi umat muslim di Indonesia sebagai konsumen produk pangan, obat-obatan dan kosmetika terbesar.

Ditambahkan, pemeriksaan produk dan penetapan fatwa adalah dua sisi yang bertautan. Keduanya harus ditangani sebagai satu kesatuan dan oleh Lembaga yang memiliki otoritas dan kredibilitas dalam bidang keagamaan.

“Auditor halal adalah sebagai wakil dan saksi bagi para ulama yang akan menetapkan fatwa, sehingga jika masalah halal ditangani Oleh pihak lain, dikhawatirkan aspek halal akan kehilangan makna karena fatwa yang dikeluarkan tidak didasarkan pada penelitian produk yang dilakukan oleh para ahli,” ujar Ir. Lukmanul Hakim, M.Si.

Ormas Islam yang hadir dalam pertemuan tersebut, secara umum sepakat bahwa penyelenggaraan sertifikasi halal sebaiknya ditangani oleh MUI. Alasannya, seperti dikemukakan Abdul Fattah Wibisono dari PP Muhammadiyah, secara historis MUI lah yang pertama kali menangani sertifikasi halal, ketika umat Islam dihebohkan oleh beredarnya isu lemak babi.

Alasan lain, kata Abdul Fattah, MUI melalui LPPOM MUI telah memiliki tim auditor dan Komisi Fatwa yang telah lebih dari 23 tahun berpengalaman dalam hal audit dan fatwa halal. Alasan berikutnya adalah untuk menghindari kebingungan umat. Sebab, kalau lembaga halal juga ditangani pihak lain, maka akan muncul fatwa halal dari berbagai lembaga, yang tentu akan menimbulkan kebingunan umat. “Selain itu, perusahaan juga harus mengeluarkan biaya lebih besar lagi karena harus meminta fatwa halal ke berbagai lembaga,” kata Abdul Fattah. (*)


   |    Sunday, 19/05/2013

Penandatanganan MOU LPPOM MUI dengan BPOM dan KADIN

assalamu'alaikum wr. wb. segala puji bagi allah yang selalu memberikan rahmat

Read More
   |    Thursday, 16/05/2013

Lukmanul Hakim: Bisnis Daging Impor, KPK Harus Bisa Melotot

  jepang - kasus impor daging menjadi perhatian besar lukmanul hakim direktur lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika

Read More
   |    Tuesday, 14/05/2013

Menggiurkan, Bisnis Makanan Halal Dunia Beromzet Rp 6,2 Triliun

  japang - lukmanul hakim, direktur lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika (lppok) majelis ulama indonesia (mui), memberikan usulan diselenggarakan wisata syariah.

Read More
   |    Monday, 13/05/2013

Press Release : KETERSEDIAAN OBAT HALAL SANGAT MENDESAK

  jakarta - untuk terus mendorong pemerintah dan kalangan pelaku usaha di bidang farmasi dalam penyediaan obat-obatan halal, lembaga

Read More
   |    Thursday, 09/05/2013

International Training on Halal Assurance System 2013

  background implementation of halal assurance system (has) is a pre-requisite programme for obtaining halal certificate from mui. based on

Read More
   |    Wednesday, 08/05/2013

Warga Diminta Hati-hati Pemalsuan Label Halal MUI

  batam - bagi masyarakat muslim di kepulauan riau, harap berhati-hati dalam mengkonsumsi produk makanan. lantaran banyak ditemukan

Read More
   |    Tuesday, 07/05/2013

Pengumuman Libur Nasional 9 Mei 2013

  pengumuman              (no.

Read More
   |    Saturday, 27/04/2013

Pers Release : INDHEX Jawa Timur 2013

  lppom mui jatim gelar  pameran indonesia halal expo (indhex) 2013  di jx-international expo - surabaya pada 20 –

Read More
   |    Friday, 26/04/2013

Jatim Gelar Pameran Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2013

surabaya - meningkatnya animo masyarakat akan kebutuhan produk halal menjadi salah satu latar belakang perlu lebih gencarnya lagi penyampaian informasi dan sosialisasi halal. hal

Read More
   |    Thursday, 25/04/2013

MUI Sasar UKM

batam, - lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika (lp pom) majelis ulama indonesia (mui) kepulauan riau kembali menyelenggarakan pelatihan

Read More
 
1 2 3 >  Last ›