Cermati Bahan Karbon Aktif

 

Bogor - Pada industri makanan dan obat-obatan, utamanya, bahan karbon aktif dipergunakan sebagai penyaring cairan, menyerap dan menghilangkan warna, bau dan rasa yang tidak enak. Bahan baku karbon atau arang aktif dapat berasal dari bahan nabati seperti kayu dan tempurung kelapa yang diolah menjadi arang. Dan dapat juga berasal dari bahan hewani, terutama tulang hewan yang diolah menjadi arang. 
 
“Kalau berasal dari tulang hewan, maka bahan karbon aktif ini harus dicermati dan diteliti dalam proses sertifikasi halal, jangan sampai menggunakan bahan yang berasal dari tulang babi,” ujar Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir. Sumunar Jati pada kesempatan sambutan pembukaan pelatihan Sistim Jaminan Halal 23 April 2013 di Bogor.
 
Menurut pimpinan LPPOMMUI ini, pemanfaatan tulang babi menjadi karbon aktif, banyak dilakukan kalangan industri terutama di Eropa. Karena ketersediaan bahan dari tulang babi ini relatif berlimpah dengan harga yang murah.
 
Tidak Boleh Ada Intifa’
 
Para ulama di Komisi Fatwa (KF) MUI, jelasnya lagi, telah menetapkan fatwa, tidak boleh ada Intifa’ atau pemanfaatan bahan dari babi dalam proses produksi dan pengolahan produk pangan. Maka proses sertifikasi halal yang dilakukan oleh LPPOM MUI dan penetapan fatwa halal oleh KF MUI merupakan satu usaha untuk memastikan bahan-bahan dan proses yang dilakukan dalam produksi pangan, obat-obatan dan kosmetika benar-benar tidak mengandung unsur yang haram menurut syariah. 
 
Sedangkan bagi pihak perusahaan, landasan untuk menjamin produksi yang halal ini, menurutnya lagi, adalah dengan memahami dan mengimplementasikan Sistim Jaminan Halal yang konsisten. Dengan demikian, SJH dengan pelatihan yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI ini merupakan bagian dari upaya menjamin produksi halal yang sangat dibutuhkan masyarakat. 
 
Pelatihan SJH yang dilangsungkan pada 23-25 April 2013 ini diikuti 47 peserta dari kalangan perusahaan yang telah mendapat Sertifikat Halal maupun yang akan mengajukan proses sertifikasi halal, dengan beragam latar-belakang posisi dan jabatan di perusahaan masing-masing; Quality Control, Quality Assurance, Supervisor, Manajer, bahkan juga dari tingkat manajemen. Selain dari perusahaan yang menghasilkan produk konsumsi, pelatihan juga diikuti oleh utusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Direktoran Standarisasi Kementerian Perdagangan, dan Badan POM RI. Materi pelatihan diberikan dalam bentuk teori maupun praktek oleh para tenaga ahli LPPOM MUI yang telah berpengalaman. (Usm). 
 

   |    Thursday, 23/10/2014

Simposium Pertama Riset Halal Global 2014

jakarta – dalam rangkaian acara pameran halal indhex 2014, lembaga pengkajian pangan, obat-obatan dan kosmetika, majelis ulama indonesia (lppom mui)

Read More
   |    Wednesday, 22/10/2014

INDHEX 2014 Dibuka oleh Ketua MPR RI

jakarta - ketua majelis permusyawaratan rakyat (mpr) ri, dr (hc) h. zulkifli hasan s.e., membuka secara resmi “international indonesia halal expo”

Read More
   |    Wednesday, 22/10/2014

SJH Diimplementasikan Perusahaan Mancanegara

bogor – menjaga dan menjamin kehalalan produk yang telah dinyatakan halal dengan fatwa halal oleh komisi fatwa (kf) majelis ulama indonesia (mui) bukan hanya

Read More
   |    Monday, 20/10/2014

Telah Wafat, KH. Hafizh Usman

kullu nafsin dzaaiqotul-maut. innaalillaahi wa innaa ilayhi roji’uun...  

Read More
   |    Sunday, 19/10/2014

Halal Sebagai Kunci Kesuksesan Usaha

jakarta – pangan halal, kini, bukan hanya menjadi kebutuhan bagi orang yang beriman, melainkan juga telah menjadi gaya hidup yang diimplementasikan kian meluas.

Read More
   |    Wednesday, 15/10/2014

Training Internasional bagi LSH Luar Negeri

bogor – dalam rangkaian acara pameran halal indhex 2014, lembaga pengkajian pangan, obat-obatan dan kosmetika majelis ulama indonesia (lppom mui) kembali

Read More
   |    Friday, 10/10/2014

Simposium 'Global Halal Riset' oleh LPPOM MUI di Jakarta

jakarta – keragaman bahan pangan, obat-obatan dan kosmetika terus berkembang setiap saat, seiring dengan tumbuhnya permintaan konsumen. industri dan teknologi

Read More
   |    Friday, 10/10/2014

Bogor Halal Fair di Botani Square

pemerintah kota bogor menyerahkan sertifikat halal mui kepada ukm binaan, yang diwakili oleh tiga perusahaan, yakni saung kirai, "kriuk" es garing dan lapis

Read More
   |    Thursday, 09/10/2014

Misi Investasi Jepang Mempelajari SH Di GHC

bogor – minat dan perhatian dunia usaha serta media massa jepang terhadap produk halal terus meningkat beberapa tahun belakangan ini. selain itu, jepang yang

Read More
   |    Thursday, 02/10/2014

Klub Ekonomi Syariah IPB Kunjungi GHC

bogor – gedung global halal centre (ghc) yang merupakan pusat informasi halal di indonesia, kembali didatangi mahasiswa yang ingin belajar tentang halal. kali

Read More
 
1 2 3 >  Last ›