Ditanda-tangani, Kesepakatan Kerjasama RAI Dengan MUI

Jakarta – Dalam rangkaian acara Mu’tamar Al-‘Alami Lil-Fatwa (Konferensi Internasional Fatwa), yang berlangsung pada 24-26 Desember 2012 di Jakarta, delegasi Rabithah Al-‘Alam Al-Islami (RAI) yang dipimpin Sekretaris Jendral (Sekjen) RAI, Syeikh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin at-Turki melakukan kunjungan silaturahim ke kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI), pada 25 Desember 2012 lalu.
Kunjungan rombongan ulama dunia di penghujung tahun 2012 ini membawa berkah tersendiri, karena menghasilkan kesepakatan untuk menjalin kerjasama yang lebih intensif dalam mengembangkan da’wah Islamiyah di kawasan. Kesepakatan Kerjasama RAI dengan MUI ditanda-tangani langsung oleh Sekjen Rabithah Al-Alam Al-Islami, Syekh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin at-Turki, dan Ketua MUI, DR.K.H. Ma’ruf Amin.
Ta’awun Da’awy
Menurut Ketua MUI Bidang Kerjasama dan Hubungan Internasional, K.H. Muhyiddin Junaidi, MA., pada prinsipnya, kesepakatan kerjasama ini merupakan Ta’awun Da’awy, saling mendukung dalam kegiatan da’wah, di berbagai bidang yang cukup komprehensif dan bisa meng-cover banyak hal. Diantara poin-poin kesepakatan kerjasama itu mencakup bidang pendidikan, da’wah dan pelatihan para da’i. Juga disepakati bersama program-program penyelenggaraan dauroh, seminar dan diskusi ilmiah bidang keagamaan.
Dengan kesepakatan itu, jelasnya lagi, terbuka peluang yang lebih besar bagi MUI untuk mengirimkan para mahasiswa, ustadz dan dosen untuk melakukan dan melanjutkan studi di lembaga-lembaga pendidikan tinggi Islam. Dan pimpinan Rabithah ‘Alam Islami akan berusaha untuk memberikan rekomendasi yang diperlukan untuk itu.
Kalau kesepakatan kerjasama ini bisa diimplementasikan secara efektif, maka akan banyak sisi-sisi kosong dalam da’wah di tanah air yang bisa diisi dan diaktifkan lebih intensif, insya Allah. Maka yang dibutuhkan adalah keseriusan dari kita untuk menindak-lanjuti kesepakatan kerjasama tersebut dengan program-program kerja dan kegiatan yang dapat disetujui oleh RAI. Lazimnya kesepakatan kerjasama yang dijalin dengan Rabithah, bila program kerja telah disetujui, maka aspek pendanaan dan pembiayaannya akan lebih mudah, insya Allah. Demikian K.H. Muhyiddin Junaidi, MA., mengemukakan harapannya dalam kesempatan berbincang dengan Usman Effendi AS., wartawan majalah Halal dan situs Halalmui.
Turut menghadiri acara penanda-tanganan ini, Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia, Mustafa Ibrahim Al-Mubarak. Dalam kata sambutannya, Dubes yang mengeluarkan ratusan ribu visa bagi para jamaah yang akan berziarah ke Tanah Suci Makkah ini memberikan dukungan yang kuat atas kesepakatan kerjasama RAI dengan MUI.
Terkesan
Dalam perbincangan yang hangat, penuh keakraban ukhuwah Islamiyah, Syeikh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin at-Turki bersama rombongan tampak terkesan dengan kiprah MUI dalam khidmatul umat yang dijalankan. Termasuk pembahasan bidang fatwa produk halal yang menurutnya, dilakukan cukup intensif, dibandingkan dengan pembahasan fatwa oleh lembaga-lembaga fatwa di Negara-negara berpenduduk (mayoritas) Muslim lainnya.
Telah menjadi agenda rutin pekanan, Komisi Fatwa MUI membahas fatwa atas berbagai permasalahan yang diajukan umat, terutama fatwa untuk produk konsumsi; makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetika, dari perusahaan-perusahaan yang mengajukan proses sertifikasi halal kepada LPPOM MUI. (Usm).
Lukmanul Hakim: Bisnis Daging Impor, KPK Harus Bisa Melotot

jepang - kasus impor daging menjadi perhatian besar lukmanul hakim direktur lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika
Read MoreMenggiurkan, Bisnis Makanan Halal Dunia Beromzet Rp 6,2 Triliun

japang - lukmanul hakim, direktur lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika (lppok) majelis ulama indonesia (mui), memberikan usulan diselenggarakan wisata syariah.
Read MorePress Release : KETERSEDIAAN OBAT HALAL SANGAT MENDESAK

jakarta - untuk terus mendorong pemerintah dan kalangan pelaku usaha di bidang farmasi dalam penyediaan obat-obatan halal, lembaga
Read MoreInternational Training on Halal Assurance System 2013

background implementation of halal assurance system (has) is a pre-requisite programme for obtaining halal certificate from mui. based on
Read MoreWarga Diminta Hati-hati Pemalsuan Label Halal MUI

batam - bagi masyarakat muslim di kepulauan riau, harap berhati-hati dalam mengkonsumsi produk makanan. lantaran banyak ditemukan
Read MorePers Release : INDHEX Jawa Timur 2013

lppom mui jatim gelar pameran indonesia halal expo (indhex) 2013 di jx-international expo - surabaya pada 20 –
Read MoreJatim Gelar Pameran Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2013

surabaya - meningkatnya animo masyarakat akan kebutuhan produk halal menjadi salah satu latar belakang perlu lebih gencarnya lagi penyampaian informasi dan sosialisasi halal. hal
Read MoreMUI Sasar UKM

batam, - lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika (lp pom) majelis ulama indonesia (mui) kepulauan riau kembali menyelenggarakan pelatihan
Read More50 UKM Akan Dapat Sertifikat

lp pom mui kepri audit terlebih dahulu batam - lembaga pengkajian pangan dan kosmetika (lp pom) majelis ulama
Read More
.jpg)

.jpg)


