Menko Kesra Membuka Mu'tamar Al-'Alami Lil-Fatwa

Jakarta – Mewakili Pemerintah Indonesia selaku tuan rumah, Menko Kesra Agung Laksono membuka Mu’tamar Al-‘Alami Lil-Fatwa (Konferensi Internasional Fatwa), pada 24 Desember 2012 di Jakarta. 

 

Menurut Agung Laksono dalam kata sambutannya saat membuka konferensi yang berlangsung sampai 26 Desember 2012 itu, Konferensi Fatwa ini diharapkan sebagai langkah proaktif terhadap permasalahan yang disodorkan umat. “Fatwa sudah semestinya menjadi respon proaktif dari para otoritas pemberi fatwa dalam menanggai, bahkan terhadap persoalan-persoalan yang belum terjadi, namun sudah dapat diprediksi kehadirannya. Dengan demikian, lembaga pemberi fatwa dituntut lebih jeli dan produktif dalam memahami kebutuhan riil masyarakat Muslim,” ujarnya. 

 

Otoritas Ulama

 

Sedangkan Menteri Agama, Suryadharma Ali menyatakan, "Fatwa merupakan otoritas ulama dan lembaga keagamaan, ditetapkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat." 

 

Dijelaskannya pula, fatwa dikeluarkan untuk menjawab permasalahan umat Islam yang tidak diatur secara eksplisit di dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Dengan Konferensi yang dikuti 300 peserta dari 20 negara ini juga diharapkan akan dapat terbangun ukhuwah dan kerja sama yang sinergis dari para ulama dan komunitas fatwa dari seluruh dunia untuk saling berbagi dan menguatkan peran fatwa di negara masing-masing. Sebab, tambahnya lagi, peserta yang mengikuti konferensi ini bukan hanya dari kalangan ulama, melainkan juga para tokoh umat dari berbagai bidang keahlian, pakar, profesi, praktisi dan akademisi Muslim.

 

Turut memberikan sambutan pada pembukaan Konferensi, Sekjen Rabithah Al-Alam Al-Islami, Syekh Dr. Abdullah bin Abdul Muhsin at-Turki mengemukakan,  konferensi yang diselenggarakan di Jakarta itu memiliki peran penting, karena akan membahas berbagai masalah aktual yang berkembang di kalangan umat. “Kita berharap, dengan dukungan fatwa, umat muslim di masa kontemporer yang penuh dinamika sosial, dengan perkembangan ilmu dan teknologi ini, dapat melakukan ibadah dengan baik dan benar sejalan dengan syariat Islam,” Sekjen Rabithah Alam Islami menandaskan.

 

Menag Meluncurkan Situs Media Islam Internasional

 

Bersamaan dengan pembukaan Konferensi Fatwa, Menteri Agama juga melakukan launching Situs Media Islam Internasional, kerja sama antara Kementerian Agama dengan Rabithah Alam Islami. “Peluncuran situs media Islam internasional ini merupakan tindak-lanjut dari hasil konferensi media Islam internasional kedua yang juga telah diselenggarakan di Jakarta pada Desember 2011 yang lalu,” kata Suryadharma lagi.

 

Menurutnya, situs yang disajikan dalam tiga bahasa dunia (Indonesia, Arab, dan Inggris) ini merupakan wahana bagi umat Islam di dunia untuk menunjukan posisinya kepada masyarakat internasional tentang berbagai isu yang berkembang di dunia Islam dan masyarakat muslim. Umat Islam yang saat ini merupakan seperempat dari jumlah penduduk dunia perlu menjalin ukhuwah Islam yang lebih kokoh yang dimanifestasikan tidak hanya dalam tekad dan cita-cita, melainkan juga dalam fikiran, tindakan, dan karya nyata, di tengah realitas kontemporer perkembangan media sosial yang dihadapi.

 

Menag mengemukakan harapan lebih lanjut, situs dengan alamat www.islamicnewsmedia.org., ini nantinya dapat mendorong terwujudnya keseimbangan informasi di dunia dan sekaligus dapat menyebarkan pesan kepada dunia tentang Islam yang cinta keadilan dan perdamaian. Situs ini juga diharapkan dapat menjadi media yang mampu meluruskan pandangan-pandangan negatif tentang Islam, memperbaiki pemahaman yang melenceng tentang Islam, sehingga masyarakat dunia dapat memperoleh informasi dan pengetahuan tentang Islam yang sesungguhnya, dan secara bertahap dapat mengurangi dan menghilangkan gejala Islamophobi, yang melanda sebagian kalangan, terutama di barat. Menteri Agama menandaskan harapannya. (Usm).

 


   |    Sunday, 19/05/2013

Penandatanganan MOU LPPOM MUI dengan BPOM dan KADIN

assalamu'alaikum wr. wb. segala puji bagi allah yang selalu memberikan rahmat

Read More
   |    Thursday, 16/05/2013

Lukmanul Hakim: Bisnis Daging Impor, KPK Harus Bisa Melotot

  jepang - kasus impor daging menjadi perhatian besar lukmanul hakim direktur lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika

Read More
   |    Tuesday, 14/05/2013

Menggiurkan, Bisnis Makanan Halal Dunia Beromzet Rp 6,2 Triliun

  japang - lukmanul hakim, direktur lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika (lppok) majelis ulama indonesia (mui), memberikan usulan diselenggarakan wisata syariah.

Read More
   |    Monday, 13/05/2013

Press Release : KETERSEDIAAN OBAT HALAL SANGAT MENDESAK

  jakarta - untuk terus mendorong pemerintah dan kalangan pelaku usaha di bidang farmasi dalam penyediaan obat-obatan halal, lembaga

Read More
   |    Thursday, 09/05/2013

International Training on Halal Assurance System 2013

  background implementation of halal assurance system (has) is a pre-requisite programme for obtaining halal certificate from mui. based on

Read More
   |    Wednesday, 08/05/2013

Warga Diminta Hati-hati Pemalsuan Label Halal MUI

  batam - bagi masyarakat muslim di kepulauan riau, harap berhati-hati dalam mengkonsumsi produk makanan. lantaran banyak ditemukan

Read More
   |    Tuesday, 07/05/2013

Pengumuman Libur Nasional 9 Mei 2013

  pengumuman              (no.

Read More
   |    Saturday, 27/04/2013

Pers Release : INDHEX Jawa Timur 2013

  lppom mui jatim gelar  pameran indonesia halal expo (indhex) 2013  di jx-international expo - surabaya pada 20 –

Read More
   |    Friday, 26/04/2013

Jatim Gelar Pameran Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2013

surabaya - meningkatnya animo masyarakat akan kebutuhan produk halal menjadi salah satu latar belakang perlu lebih gencarnya lagi penyampaian informasi dan sosialisasi halal. hal

Read More
   |    Thursday, 25/04/2013

MUI Sasar UKM

batam, - lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika (lp pom) majelis ulama indonesia (mui) kepulauan riau kembali menyelenggarakan pelatihan

Read More
 
1 2 3 >  Last ›