Info Halal

Gubernur Kepri Buka Acara Musda Mui Ke III Tahun 2016-2021

Kepri – Tanjung Pinang 9 Des 2016. Dalam meneruskan perjuangan Ulama khususnya wilayah kepulauan Riau.  Majelis Ulama Indonesia ( Mui kepri ) mengadakan Musyawarah Daerah ke Tiga ( Musda III ). dilaksanakan selama 3 (Tiga) Hari,  Jumat- Minggu 9-11 Des 2016. peserta berjumlah Lebih Kurang 100 orang terdiri dari 30 Pengurus Mui Kepri dan 30 Kota, Serta 30 Peninjau. Tema dalam kegiatan ini ”Menyingkap Tabir Kerapuhan Umat Dalam Memaknai Ihsan Sebagai Pancang Ukhuwah Menuju Negeri yang Berkah di Provinsi Kepulauan Riau. Bertempat Plaza Hotel Tanjung Pinang.Hal ini disampaikan ketua panitia Musda ( Drs Edi Safrani )

Acara berlangsung hikmat dibuka Oleh Gubernur Kepri ( Dr. Nurdin Basirun.MSi ) yang sebelumnya Beliau mengajak makan malam dan ramah tamah Pengurus Mui Kepri dan Kota di gedung daerah Propinsi Kepri. dalam Pembukaan acara Musda Tersebut Gubernur menyampaikan sangat mendukung  kegiatan Mui dalam membangun pembinaan ummat terlebih ketika dewasa ini Negara telah memberikan peran yang lebih luas dalam berbagai bidang kehidupan sehingga pendapat ,pertimbangan serta rekomendasinya menjadi salah satu yang harus dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan.

Sementara Pengurus Mui Pusat diwakili ( Bapak Masduki Baidlowi) dalam Pembukaan acara tersebut menyampaikan,Tema kali ini cukup bagus, jika dikaitkan Stigma anggapan selama ini bahwa Mui menepis anggapan yang acapkali membahas hal-hal yang bersifat keduniaan dan kekinian,terutama dibidang ekonomi dan perdaban. banyak harapan ditujukan kepada Mui terkait perbaikan nasib Ummat, karena itu karya –karya besar Mui Kepri akan senantiasa ditunggu oleh Ummat.

Di tengah berlangsungnya kegiatan Musda Mui Kepri, Direktur Lppom Mui Kepri. ( Khairuddin Nasution Bac.SE).) yang sekaligus Sekretaris Pimpinan Sidang Musda mendapat kesempatan memaparkan tentang masukan peserta Musda Mengenai Lppom Mui Kepri. Beliau Menjelaskan Petama, Bahwa sudah banyak yang kami lakukan di Kepri yaitu peluang Produk UKM bisa diangkat melalui Produk Unggulan yang bisa di pasarkan ke tingkat Internasional kedua kami juga menjalin kerjasama dengan  berbagai kalangan seperti dengan Pemda,Universitas,dan berbagai Instansi Lainnya.

Namun tidak bisa di pungkiri dilain hal ada juga kendala dalam melakukan Sertifikasi halal dikarekan faktor transportasi ke daerah-darah yang ada di Kepulauan Riau, menggunakan jalur udara dan laut yang cukup mahal dan memakan waktu lama, sehngga masih memerlukan bantuan dari lembaga atau Instansi terkait untuk memudahkan jalur tersebut. tidak mungkin biaya mahal tersebut di bebankan kepada Pengusaha saja sementara usaha mereka adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). namun demikian sampai saat ini proses Sertifikasi Halal tetap kami lakukan (RS). (www.halalmuikepri.com)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia