Info Halal

Membangun Jaringan Mitra Halal

Dari mayoritas penduduk Muslim di Indonesia, sangat disayangkan kalau Indonesia belum memiliki jaringan mitra Halal di dunia. Ini terkait dengan Halal hub, dimana interkoneksi antar lembaga halal sudah menjadi keharusan dalam pengembangan jaringan kemitraan ke depannya. Di LPPOM MUI sebagai yang mempelopori sistem dan penjaminan produk halal sejak 27 tahun yang lalu, sesungguhnya telah lama membuat jaringan mitra halal seperti adanya kantor perwakilan di China, juga kemitraan dengan Jepang dan Negara-negera Eropa dan Amerika. Bahkan LPPOM MUI adalah satu-satunya yang memiliki sistem Jaminan Halal (Halal Assurance System). Sehingga memiliki kemampuan telusur dan jaringan mitra halal di seluruh dunia. Hal tersebut terlihat dengan adanya sejumlah kerjasama dan pelatihan HAS atau Halal Assurance System Training, dimana pesertanya berasal dari berbagai Negara di seluruh dunia.

Sejumlah keuntungan dengan adanya jaringan mitra halal adalah adanya wadah untuk turut serta dalam kancah bisnis dan menejemen halal. Juga secara maksimal dapat menyuarakan sumbangsih, kontribusi pemikiran, regulasi, membuat forum-forum halal, even-even halal dalam level Nasional dan Internasional. Dengan jaringan mitra Halal tersebut sistem halal Indonesia akan dapat dikembangan lebih luas lagi, dimana saat ini semua produk-produk yang di pasarkan sudah harus disertakan label halal, sehingga lebel halal menjadi syarat masuknya produk ke suatu negara yang mempersyaratkannya. Lebih jauh jaringan kemitraan Halal ini dapat dikembangkan menjadi mitra halal formal Nasional, dimana secara jalur formal dengan para produsen dan pemerintah dapat dikembangkan jaringan dan kerjasama yang lebih intensif.

Demikian pula dengan mitra halal formal Internasional, mengembangkan jaringan dan kerjasama secara global dengan sejumlah produsen mancanegara dan sejumlah pemerintahan dunia. Disamping kemitraan halal dengan jalur formal, juga dengan jalur non formal baik Nasional maupun Internasional, yakni dengan menggandeng sejumlah pengusaha dan produsen swasta disejumlah tempat dan lokasi yang potensial. Ke depan, sudah harus dibentuk tim khusus dari sistem jaringan mitra halal tersebut yang akan menjalankan tindak lanjut strategis dan teknis operasionalnya. Semoga sejumlah upaya yang baik ini menjadi bukti perlunya sinergi dan kebersamaan menuju izzul Islam wal Muslimin. (Oleh: Dr.H.Muhammad Nusran)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia