Info Halal

Lab Halal MUI Gelar Workshop Halal

Cikarang (27/9) – Sebagai laboratorium yang telah terakreditasi SNI/ISO IEC 17025:2017, Lab Halal Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) terus melakukan sosialisasi akan pentingnya mengetahui cara cemaran babi dan alkohol pada proses sertifikasi halal. Dalam mewujudkan hal itu, Lab Halal LPPOM MUI telah menggelar workshop halal bertajuk “Workshop Uji Cemaran Babi Metode Real Time PCR untuk mendukung Proses Sertifikasi Halal” dan “Workshop Analisis Alkohol (etanol) dengan Metode Gas Chromatography sebagai Pendukung Sertifikasi Halal” pada Selasa – Kamis, 24-26 September 2019 bertempat di Lab Halal Cikarang di Kawasan Deltamas, Cikarang Pusat.

Dalam pembukaannya, Wakil Kepala Lab Halal LPPOM MUI, Dr. Ir. Mardiah Rohman, M.Si., menyatakan bahwa acara ini merupakan jawaban atas permintaan masyarakat dalam penyediaan workshop cara mengetahui pengujian DNA babi dengan metode PCR dan analisis alkohol sebagai pendukung proses sertifikasi halal. “Kedepannya workshop ini akan dilakukan rutin setiap tahun,” lanjut Mardiah.

Workshop yang dilaksanakan selama tiga hari ini mendapatkan sambutan hangat dari berbagai perusahaan, terutama bidang farmasi. Tidak kurang dari 70% peserta hadir dari total slot yang disediakan. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya: Aceh, Palembang, Semarang, Malang, dan tentunya Jabotabek.

Untuk workshop pengujian DNA babi dengan metode PCR, selain materi kelas yang disampaikan Raafqi Ranasasmita, S.Si, M. Biomed, para peserta juga diarahkan untuk praktek langsung dengan alat yang telah tersedia di Lab Halal Cikarang. Mulai dari tekhnis bagaimana melakukan ekstrasi, penggunaan alat dan serangkaian proses lainnya dalam analisis DNA Babi menggunakan real time PCR. Juga tidak lupa membahas tentang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), pengujian sekaligus pemaparan Interpretasi dan jaminan mutu Analisis Real Time PCR yang disampaikan hari kedua.

Selain itu, pada hari ketiga, workshop analisis alkohol dengan gas chromatography pun, selain materi kelas, juga dilakukan dengan praktek langsung di laboratorium, mulai dari proses analis di laboratorium baik saat peparasi sample sampai cara mengolah data yang disampaikan oleh M. Zulkifly.

Dalam  proses sertifikasi halal, kedua workshop ini sangat penting dilakukan sebagai salah satu pendukung untuk memastikan kehalalan produk atau bahan yang digunakan. Oleh karena itu Lab Halal LPPOM MUI mempunyai komitmen untuk menyelenggarakan kembali workshop halal ini rutin minimal satu tahun sekali dalam menjangkau masyarakat yang lebih luas. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi Lab Halal LPPOM MUI di email : labhalal@halalmmui.org.

 

Tentang Lab Halal LPPOM MUI

Laboratorium Halal LPPOM MUI merupakan laboratorium pengujian PCR DNA babi pertama di Indonesia yang sudah tersertifikasi SNI/ISO IEC 17025:2017 sejak 21 September 2016 untuk ruang lingkup sediaan farmasi dan bumbu. Laboratorium ini juga menawarkan jasa analisa dan pengembangan penelitian untuk mendeteksi material non-halal lain yang biasa dijumpai di kehidupan sehari-hari dan juga analisa terkait pemenuhan SNI. Alat-alat penunjang antara lain real time PCR, kromatografi gas (FID dan MS), ICP-MS, mikroskop stereo dll.

 

Layanan pengujian halal yang disediakan antara lain:

1. Identifikasi kulit babi menggunakan mikroskop

2. Pengujian daya tembus air untuk tinta pemilu, kosmetika dan produk perawatan rambut

3. Pengukuran kadar etanol menggunakan kromatografi gas

4. Pengujian kontaminasi protein babi di produk daging dan olahannya

 

Layanan pengujian SNI yang ditawarkan antara lain pengukuran:

1. Proksimat lengkap (kadar air, lemak, protein, serat kasar)

2. Vitamin

3. Logam terlarut

4. Total pemanis (sakarin, siklamat, aspartam dll)

5. Pewarna makanan

6. Mikrobiologi

7. Analisa air lengkap

 

(YS/NN/AR)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia