Info Halal

Restoran Halal Dibuka Di Boston

Sebuah restoran halal bernama Shah Halal akan segera dibuka di 1124 Boylston St., Boston. Dilansir di boston.eater.com, Jumat (21/6) bangunan ini sebelumnya merupakan restoran Pizza Crazy Dough.

Pemilik Halal Shah, Khalid Mashriqi menyatakan, tim sedang menunggu untuk menyelesaikan proses perizinannya. Kontraktor diharapkan bisa menyelesaikan pembangunan resto tersebut. Dia berharap, Shah Halal akan buka dalam beberapa pekan ke depan.

Ia menjelaskan, Shah Halal dimulai sebagai gerobak makanan di Queens, New York. Pada 2005, membuka restoran pertamanya pada 2016. Sejak itu, Shah Halal diperluas untuk mencakup 10 lokasi permanen dan sejumlah gerobak di seluruh New York. Boston dan London yang akan datang akan menjadi restoran pertama di luar New York.

Restoran tersebut sudah mengantongi sertifikat halal yang dikeluarkan oleh Dewan Makanan Halal Amerika Serikat (AS). Menu di lokasi Shah Halal di New York menyajikan gyros, hidangan nasi dengan ayam, falafel, kofta, ikan, domba, hummus, dan cheesesteaks Philly.

Mashriqi mengatakan, restoran di Boston akan memiliki menu yang sama. "Makanan halal sedang booming di mana-mana. Perbedaannya dengan makanan kita adalah bahwa semua resep adalah resep keluarga. Dan itu adalah jenis makanan yang melayani semua orang. Itu sebabnya mereka tertarik restoran ada di Boston," tuturnya.

Sebagai informasi, Shah Halal bukan satu-satunya gerobak makanan halal yang berubah menjadi restoran untuk mengarahkan perhatiannya pada Boston. Sebelumnya, Halal Guys membuka restorannya pada pertengahan 2017. Restoran itu dibuka di pusat Kota Boston dengan janji lebih banyak membuka restoran di berbagai tempat nantinya dengan menampilkan piring-piring nasi populer sendiri.

Boston pun memiliki truk makanan yang dimiliki warga Boston, seperti Chicken & Rice Guys. Mereka tak hanya memiliki truk tetapi juga restoran permanen. (Septyaningsih, Syalaby Ichsan)

 

Sumber: Koran Republika, 26 Juli 2019

Sumber Foto: rcbizjournal.com

 


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia