Info Halal

LPPOM Gelar Pelatihan Halal Internasional Untuk LSH Luar Negeri

Bogor (8/7) - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) bersama Indonesia Halal Training and Education Center (IHATEC) kembali selenggarakan pelatihan halal internasional di Bogor.

Pelatihan halal kali ini merupakan pelatihan auditor halal untuk kategori Lembaga Sertifikasi Halal (LSH) flavor dan fragrance dengan tajuk “International Training for Flavor and Fragrance Auditor of Halal Certifying Bodies (HCB)”. Kegiatan ini juga merupakan kerjasama dengan Asosiasi Flavor and Fragrance Indonesia (AFFI) yang diadakan di Hotel Santika, Bogor pada 8 - 11 Juli 2019.

Dalam laporannya, Kepala IHATEC, Ir. Nur Wahid, M.Si., mengatakan bahwa pelatihan halal ini ditujukan sebagai pembekalan bagi para auditor dari berbagai LSH Luar Negeri mengenai persyaratan dan prosedur sertifikasi halal untuk kategori flavor dan fragrance.

Para peserta, lanjut Nur Wahid, dipilih dari LSHLN yang telah diakui oleh MUI berdasarkan kategori LSH flavor dan/atau yang sudah diakui untuk kategori raw material. Mereka berjumlah “22 peserta dari 17 LSH yang merupakan perwakilan dari 12 negara, 4 benua.  "12 negara tersebut antara lain: Amerika, Inggris, Taiwan, Jerman, China, Australia, Belgia, Italia, Spanyol, Jepang, Belanda, Filipina," lanjut Nur Wahid.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir. Muti Arintawati, M.Si., mengatakan bahwa pelatihan halal internasional untuk kategori ini merupakan yang pertama dilaksanakan. Pelatihan ini penting, mengingat hampir semua pengolahan makanan, kosmetika ataupun personal care menggunakan flavor dan fragrance sebagai bahan baku ataupun tambahan dalam proses produksinya.

Oleh karenanya, lanjut Muti, para auditor harus mengetahui dan memahami persyaratan bahan dan urgensi kehalalan flavor dan fragrance dalam sertifikasi halal. "Para peserta diharapkan memahami hal tersebut, mengingat auditor merupakan ujung tombak dalam sertifikasi halal dalam memeriksa suatu produk dalam menentukan status kehalalannya," tutup Muti.

Selain materi kelas, para peserta juga akan melakukan kunjungan ke perusahaan-perusahaan flavor dan fragrance yang tergabung dalam asosiasi AFFI untuk melihat langsung penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) di perusahaan tersebut.

Hasil dari kunjungan tersebut, akan dijadikan materi untuk para peserta bermain peran (role play) simulasi audit, dimana peserta berperan sebagai auditor maupun auditee dalam suatu proses sertifikasi halal. (YS)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia