Info Halal

Penyesuaian Standar ISO 17025: 2017 Laboratorium Halal LPPOM MUI

Bogor - Standarisasi Laboratorium Halal LPPOM MUI makin terus ditingkatkan. Jika pada tahun 2016 lalu, Laboratorium Halal LPPOM MUI memperoleh SNI ISO IEC 17025 : 2008, maka pada  7-8 November 2018 yang lalu laboratorium halal LPPOM MUI berhasil mempertahankan sertifikat akreditasi melalui surveillance kedua dan penyesuaian dengan standar terbaru SNI ISO IEC 17025 : 2017.

Seperti diketahui, Lab Halal LPPOM MUI sudah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2008 untuk pengujian Deteksi Porcine DNA menggunakan Real-Time PCR dengan Ruang Lingkup Daging dan Produk Olahannya, Bahan Sediaan Obat/Farmasi, dan Bumbu dengan nomor akreditasi LP-1040-IDN. 

Standar terbaru SNI ISO IEC 17025 : 2017 ini menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi di bidang laboratorium terkini, termasuk penambahan klausul risk management untuk mengidentifikasi risiko dalam layanan laboratorium halal.

Wakil Direktur LPPOM MUI, Sumunar Jati menyatakan, “Surveillance dan penyesuaian standar terbaru SNI ISO IEC 17025 : 2017 merupakan bukti penguatan pelayanan LPPOM MUI dalam lingkup laboratorium halal. Ini menjadi bagian tidak terpisahkan dalam layanan sertifikasi halal LPPOM MUI,” ujarnya.

Selain berlokasi di Global Halal Centre, Bogor, Laboratorium Halal LPPOM MUI juga berlokasi di kawasan Ruko Ikon City B6, Deltamas, Cikarang. Hadirnya cabang Laboratorium Halal di Cikarang (kawasan bisnis) ini untuk mengakomodir industri halal yang membutuhkan layanan Laboratorium yang cepat, akurat, dan efisien.

“Adanya akreditasi SNI ISO IEC 17025 : 2017 untuk Laboratorium Halal LPPOM MUI maka hasil analisisnya bisa dipertanggungjawabkan, bahkan ditanggung-gugatkan,” ujar Sumunar Jati. (AH)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia