Info Halal

LPPOM MUI Dan Kikkoman Gencarkan Sosialisasi Halal

Bogor – PT Kikkoman Akufood Indonesia melakukan sosialisasi halal produknya pada 11 Maret 2019 di International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan sosialiasi ini bukan yang pertama kali dilakukan. Namun yang berbeda, pada kegiatan bertema "Rasa (Rahasia Sukses Bersama) Kikkoman Halal Kitchen" kali ini Kikkoman mengundang Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) untuk mensosialiasikan halal kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM).

Jureke W. Kusuma, Direktur PT Kikkoman Akufood Indonesia, mengatakan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui bahwa produk Kikkoman ini halal. Karena itu, Kikkoman sedang aktif melakukan sosialiasasi berupa cooking demo, sosialisasi di pasar-pasar basah, dan tahun ini yang terbesar adalah recipe contest. Kikkoman juga sedang berupaya membantu mengembangkan para pelaku UMKM. Ini sebagai bentuk kepedulian Kikkoman kepada para pelaku UMKM di Indonesia.

Belum semua pelaku UMKM mengetahui proses sertifikasi halal. Inilah yang membuat Kikkoman mengundang LPPOM MUI dalam acara sosialisasi halalnya. “Kami ingin, tidak hanya kami yang bertumbuh, tetapi juga masyarakat ikut bertumbuh dengan segala peluang usahanya. Dengan meluasnya informasi terkait halal, kami harap Kikkoman halal yang diproduksi di Indonesia dapat tersebar di dunia,” papar Jureke.

Dalam sosialisasi tersebut, Lia Amalia, ST., SSi., MT, Kepala Bidang Sosialisasi dan Edukasi Halal LPPOM MUI, menyampaikan bahwa LPPOM MUI sangat terbuka kepada para pengusaha UMKM yang ingin mensertifikasi halal produknya. Dalam hal ini, LPPOM MUI bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA) mendampingi para pelaku UMKM dalam mengurus kelengkapan persyaratan sertifikasi halal hingga sertifikasi halal siap diluncurkan. “Alhamdulillah, sudah beberapa UMKM lolos sertifikasi dibantu oleh pendampingan dari IMAPELA,” ungkap Lia Amalia.

Chef Stefu Santoso, yang juga dihadirkan sebagai pembicara di acara ini, mengungkapkan bahwa halal bukan hanya bicara tentang kandungan produk, melainkan keseluruhan prosesnya. “Kikkoman telah menemukan proses fermentasi khusus untuk mencegah produksi alkohol, pabrik di Indonesia dapat memproduksi saus non-alkohol yang telah diuji dan diperiksa di MUI,” jelas Chef Stefu.

Lia Amalia juga menambahkan bahwa produk Kikkoman sudah tidak perlu diragukan lagi kehalalannya karena sudah melalui segala proses dan memenuhi persyaratan Sistem Jaminan Halal (SJH) dengan nilai implementasi A atau excellent. “Jadi, kalau sudah mendapat sertifikat halal, yakinlah bahwa produk-produk Kikkoman, baik bahan maupun fasilitas, sudah halal,” ujarnya.

Soal cita rasa, Chef Stefu menjelaskan bahwa cita rasa, khususnya kadar asin, produk-produk keluaran Kikkoman sudah disesuaikan dengan kultur dan selera masyarakat Indonesia yang menyukai makanan gurih dan cenderung manis. Ia juga menekankan bahwa penggunaan produk Kikkoman dapat menekan biaya operasional sebuah usaha. “Dengan menggunakan produk Kikkoman, artinya kami sudah memangkas banyak proses, terutama dalam pembuatan saus. Selain itu, cita rasa masakan yang dihasilkan pun akan tetap konsisten,” kata Chef Stefu. (YN)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia