Info Halal

Wisata Halal Jadi Ajang Klarifikasi Isu Media Sosial

Wisata halal diakui sebagai media komunikasi yang efektif antara produsen dan konsumen.  Melalui kegiatan ini, konsumen berkesempatan langsung berdialog dengan produsen dan melihat langsung proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan. Terutama penerapan sistem jaminan halal (SJH) yang dilakukan demi mejaga kualitas dan kehalalan produksi. Itulah benang merah yang muncul di kegiatan Wisata Halal yang diselenggarakan pada 7 Februari 2019 oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Pada kesempatan ini, 75 peserta terdiri dari guru SD Pembina kantin sekolah se-kota Bogor, Dinas Ketahanan Pangan Kota Bogor dan PKK Kota Bogor mengunjungi PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk. Noodles Division dan Food Seasoning Division cabang Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. 

Devi Asman, BHRM Noodle Cibitung mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan para peserta. Karena,  kepercayaan konsumen yang telah terbangun selama ini, tidak pernah lepas dari apa yang telah dihasilkan PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk.  Tahun ini saja produksi mie yang telah dihasilkan sudah mencapai 2 miliar bungkus.

“Indofood Noodles Cikarang tidak hanya memproduksi untuk di dalam negeri saja, tetapi juga 80 negara lainnya. Semua yang kami produksi halal dan boleh dimakan,” ungkap Devi yang disambut riuh para peserta.

Sebagai guru yang juga bertanggung jawab membina kantin di sekolahnya masing-masing, keamanan dan kehalalan makanan yang diperjualbelikan di kantin pun menjadi bagian dari tanggung jawab mereka. Banyak salah kaprah tentang mie yang beredar di media sosial, kesempatan Wisata Halal ini pun menjadi ajang klarfikasi dari isu yang beredar. Sumber didapatkan dari produsen langsung, bukan berita atau kabar yang sumbernya sendiri tak jelas keberadaannya.

Di berbagai sisi pabrik baik di dalam maupun di luar pabrik pun tertempel komitmen halal dari pimpinan PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk. Ini merupakan salah satu kriteria dalam Sistem Jaminan Halal (SJH 23000). Dengan tertempelnya komitmen tersebut, diharapkan seluruh SDM maupun tamu yang berkunjung ke pabrik dapat saling menjaga, karena kawasan yang mereka masuki memproduksi makanan halal.

Drs. Moch Gozali, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Bogor mengungkapkan ,“Ini kunjungan pertama saya dalam sejarah hidup, secara pribadi kita sudah pakai produknya, tapi banyak isu yang beredar dan banyak pertanyaan apakah benar atau tidak, hari ini kami dapat pencerahannya, pulang dari sini kami bisa kasih informasi ke yang lain termasuk istri saya.”

Setelah puas di divisi noodles (mie), kunjungan pun dilanjutkan ke divisi seasoning, pabrik Indofood yang bertanggung jawab untuk memproduksi saos, kecap, sirup, bubur instan dan berbagai bumbu lainnya.

Iwan, Manufacturing Manager PT Indofood Sukses Makmur, Tbk berkata, “Kami bangga dan tersanjung atas kunjungan yang dilakukan. Kami telah menerima beberapa kali Wisata Halal, dan ini penting sebagai media informasi produk kita. Komunikasi bisa berlangsung lebih aktif, dan bisa digetok tularkan ke yang lain, bahwa produk kami safe dan halal.”

“Saya sebelum datang sudah menjadi Indofood mania dari zaman saya kecil dulu, setelah datang kesini insyaallah makin mania. Pas datang kesini ada beberapa produk yang saya belum familiar, setelah dari sini insyaallah semua produk-produk dapur saya ganti dengan Indofood semua,” tutup Gozali dalam kunjungan Wisata Halal kali ini. (NAD)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia