Info Halal

IMAPELA Siap Ubah Perspektif Masyarakat

Bogor (9/1). Satu orang memang sulit melakukan perubahan di masyarakat. Tapi bila terangkum dalam organisasi, maka hal itu menjadi jauh lebih mudah. Inilah tekad yang digaungkan pembina umum Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA) Ir. Hj. Osmena Gunawan. IMAPELA yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa, memiliki tugas merubah perspektif masyarakat agar sadar pentingnya halal.

Sebelum terjun ke masyarakat, tentu mereka membutuhkan bekal, maka untuk ketiga kalinya, IMAPELA Regional Bogor mengadakan kegiatan Training of Trainer (TOT) Kader Dakwah Halal. TOT yang mengusung  tema “Kader Dakwah Halal sebagai Kreator Peradaban Masyarakat Peduli Halal” ini diikuti oleh 70 peserta, tidak hanya mahasiswa Bogor tetapi juga Bandung. Mereka berasal dari berbagai universitas diantaranya adalah Universitas Djuanda Bogor, Institut Pertanian Bogor (IPB), Politeknik AKA Bogor dan Poltekes Kemenkes Bandung.

 Dinda Putri Reta selaku Ketua Pelaksana mengungkapkan TOT ini diadakan dengan tujuan membekali ilmu dasar seputar halal kepada calon kader dakwah halal agar bisa memberikan kebenaran dan penjelasan kepada masyarakat luas terutama mengenai isu tentang berbagai produk yang diragukan kehalalannya.

Pada acara TOT ini pun dilaksanakan penyematan Dewan Pembina IMAPELA Regional Bogor yaitu, Ibu Noli Novidahlia Ir.,M.Si yang disematkan langsung oleh Pembina Umum IMAPELA dan dihadiri oleh Ibu Lia Amalia, S.S,.S.T.,M.T., selaku Ketua Dewan Pembina IMAPELA Regional Bogor.

“Terima kasih telah mempercayai saya sebagai Pembina IMAPELA Regional Bogor semoga para kader dakwah halal bisa terus mencintai organisasi ini dan bisa bekerja sama dengan baik”, ujar Ibu Noli Novidahlia, Ir., M.Si yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Djuanda Bogor.

Pada hari pertama TOT, materi berupa ilmu dasar seputar halal yaitu, Halal Haram dalam Al-Qur’an, Titik Kritis Bahan, dan Sistem Jaminan Halal yang disampaikan oleh pemateri dari LPPOM MUI. Sedangkan untuk di hari kedua materi berupa ilmu-ilmu keorganisasian agar bisa diimplementasikan oleh peserta, disampaikan oleh Fondatero IMAPELA, Aryq Suryo Wicaksono, S.TP dan Menteri IMAPELA Regional Jakarta, Latipah Catur Nafiastuti.

Aldi Rahman selaku peserta dari Institut Pertanian Bogor (IPB)  mengungkapkan, ilmu yang ia terima sangat bagus dan bermanfaat sehingga menepiskan keraguannya terhadap isu berita hoax produk halal. Begitupun Ira Rafida Syaidi selaku peserta yang berasal dari Poltekes Kemenkes Bandung mengatakan ilmu yang didapatkan di TOT sangat menambah wawasan dan pengalaman, yang tidak ia dapatkan di bangku kuliah.

Tak lupa, Yusdianti Febriani selaku Menteri IMAPELA Regional Bogor berharap dengan diadakannya TOT 2018 ini semoga kader-kader IMAPELA semakin berkualitas, dan peranan sosialisasi halal kepada masyarakat dapat terus terealisasi, karena halal bukan sekedar untuk diketahui dan yang dilarang tetapi, halal itu harus dimengerti, dilakukan, diaplikasikan agar terbentuk “Halal is My Life”. (***)


 
Artikel Lainnya

© Copyright 2014 Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia